Asseelahcharity.net, Bekasi – Bekerjasama dengan Yayasan Ash-Shilah, 5 dai dari yayasan Eid Charity Charitable Qatar melakukan kegiatan safari dakwah ke Ponpes Al-Bina Bekasi. Kelima dai itu ialah Syaikh Mohamed Rasyid Almarri, Syaikh Sabeeh Almarri, Syaikh Saleem Almarri, Syaikh Mohamed Hamad Almarri dan Syaikh Thabit Alkohtoni.
Kedatangan 5 dai asal Qatar itu disambut meriah oleh 200 anak yatim, sebagian mereka sekolah atas kafalah dari Yayasan Eid Charity Charitable Qatar yang disalurkan melalui Yayasan Ash-Shilah Jakarta.
“Mereka (anak-anak yatim) sangat bahagia dengan kedatangan kalian (masyayikh). Kami kabarkan akan kedatangan kalian, dengan senang hati mereka menunggu untuk menyambut kalian,” jelas Direktur Tanfidzy Aytam Ponpes Al-Bina, Zainal Arifin, Lc tatkala menyambut kedatangan rombongan para masyayikh, Selasa (1/9).
Penyambutan juga dimeriahkan dengan penampilan anak-anak yatim yang menunjukkan kebolehan mereka dalam membaca Al-Qur’an, membaca hadits dan musabaqoh.
Baca info lainnya:
- Kunjungan Safari Dakwah Yayasan Eid Charity Charitable Qatar ke Ponpes Al-Bina Bekasi
- Ikutilah Musabaqoh Hifzhul Qur’an se-Jawa Tengah dan Yogyakarta
Mendapat sambutan yang begitu hangat dan meriah dari ratusan anak-anak yatim, rombongan kelima dai itu merasa bahagia dan mengungkapkan terimakasihnya kepada pihak-pihak yang telah membantu berjalannya kegiatan safari dakwah tersebut.
“Kami berterima kasih kepada para rekan yang telah membantu kedatangan kami, utamanya kepada Syaikh Ali dan Yayasan Ash-Shilah yang mau menerima kami dan membawa kami ke pesntren Al-Bina,” ungkap salah seorang wakil rombongan kegiatan safari dakwah, Syaikh Mohamed Rasyid di Ponpes Al-Bina, Jl. Raya Pebayuran Kertasari Pebayuran Bekasi 17710 Jawa Barat.
Selain mengungkapkan ungkapan terimakasihnya atas sambutan yang diberikan, Syaikh Mohamed Rasyid juga menjelaskan akan pentingnya mengkafil atau mengurus keperluan anak yatim.
“Aku dan orang yang mengurus (menanggung) anak yatim (kedudukannya) di dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan (kedua jarinya yaitu) telunjuk dan jari tengah serta agak merenggangkan keduanya,” jelasnya mengutip hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
Terhadap anak-anak yatim, Syaikh Mohamed Rosyid berpesan, “Kalian anak-anak yatim harus bersungguh-sungguh dalam belajar, bersungguh-sungguh dalam thalabul ilmi karena itu bagian dari amanah dari orang-orang yang telah mengkafil kalian.”
Usai memberikan pesannya, kegiatan safari dakwah dilanjutkan dengan pemberian hadiah bagi yatim dan cenderamata dari Yayasan Ash-Shilah kepada Ponpes Al-Bina. Kegiatan berjalan lancar dan tertib. Setelah itu, acara ditutup dengan shalat maghrib berjamaah yang diimami oleh salah satu dai safari dakwah asal Qatar.
Selama lawatan rombongan safari dakwah asal Qatar di Indonesia, mereka juga akan mengunjungi ma’had lainnya diantaranya, Ma’had Al Ikhsan Babelan Bekasi, Ma’had Asy-Syuhada Leuwiliang Bogor dan Ma’had Ar-Ruhama Gunung Sindur Bogor.(Irfan)
